Soloposcom, SUKOHARJO - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Ustaz Yahya, membantah berita yang beredar tentang penangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja, pimpinan Khilafatul Muslimin, yang dikaitkan dengan ponpes tersebut.Klarifikasi tersebut dilakukan Yahya di Ponpes Al Mukmin, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Rabu (8/6/2022). HumasPondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Muchson memberikan bantahan soal pemberitaan tersebut. BNPT pun Meminta maaf atas pernyataannya. Dikutip dari Tribunnews.com, BNPT mengaku keliru dan memberi klarifikasi bahwa pendiri Ponpes Islam Al-Mukmin Ngruki bernama Abdullah Baraja bukan Abdul Qadir Hasan Baraja yang AbuBakar Ba'asyir dipastikan batal tiba di Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo pada Rabu (23/1/2019) Rabu, 23 Januari 2019 Spanduk Penyambutan Sudah Dibentang, 1.600 Nasi Kebuli SOLO- Video pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki Abu Bakar Ba'asyir yang mengungkapkan sepakat dengan Pancasila, menjadi viral. SantriPonpes Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, memperingati milad ke-50 atau setengah abad dengan berbagai kegiatan, salah satunya menjaga lingkungan dengan go green. + PLUS Dana Abadi Perguruan Tinggi di Tengah Biaya Pendidikan Makin Mahal. 1 menit yang lalu. Vaksinasi Dosis Keempat Covid-19 Dimulai, Begini Aturannya. Nomortelepon: (0271) 719171, kode pos: 57552. Pondok Pesantren Al Mukmin merupakan salah satu pondok pesantren yang Alamat lokasi: Jalan Ngruki, Cemani, Ngruki, Cemani, Kec. Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57552, Indonesia. Nomor telepon: (0271) 719171, kode pos: 57552. info biaya SPP, info kurikulum, info pesantren di Minimaloleh mereka yang menjadi keluarga besar Pondok Pesantren Islam Al Mukmin Ngruki Surakarta. Pihak Pondok Pesantren Al Mukmin telah menyediakan perbekalan untuk membekali para ustadz dan santrinya berkemah di Lawu. Dana sebesar Rp 148.800,- dan beras seberat 200 kg diangkut bersama dengan 119 orang (termasuk 3 ustadz, 5 pembimbing AbuBakar Ba'asyir Akui Pancasila, Dulu Disebut Syirik PonpesAl-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng, mengakui Farhan Mujahid dan Muchsin Tsani adalah alumni Ponpes yang pernah dibesarkan ustad Baasyir. Namayang berada di Ponpes Al Mukmin Ngruki adalah Abdullah Baraja. Baca Juga: Sepak Terjang Abdul Qadir Baraja, Pimpinan Khilafatul Muslimin yang Ditangkap di Lampung "Ini dari namanya saja, sudah beda. Kalau yang di sini Ustadz Abdullah Baraja, cuma nama marganya sama," ujar Direktur Utama Ponpes Al Mukmin, Ustadz Yahya, saat konferensi pers LLCpPfP. Sistem pendidikan yang digunakan adalah formal dan non formal. Sistem Pendidikan Formal diselenggarakan selama enam hari dalam satu pekan. Dalam hal ini santri harus mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar KBM di kelas mulai pikul s/d WIB, diselingi istirahat satu kali pada pukul s/d WIB dan waktu shalat zuhur berjama’ah pada pukul s/d WIB. Dalam satu hari para santri rata-rata mendapatkan 9 jam pelajaran dengan durasi masing-masing pelajaran 40 menit. Materi program kepesantrenan dan non kepesantrenan disusun secara acak tanpa memandang waktu kegiatan pagi atau siang. Untuk sore hari digunakan kegiatan extra kurikuler yaitu pukul ba’da ashar sampai pukul WIB. KURIKULUM PENDIDIKAN Kurikulum Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin disusun untuk mencapai sasaran dan tujuan institusi sebagaimana yang dicanangkan. Berbagai mata pelajaran dan satuan/rumpun materi telah disusun dengan alokasi waktu sesuai tingkatan kelas. Materi pelajaran Aqidah, Syari’ah, dan bahasa Arab merupakan meteri pokok yang diberikan kepada setiap santri di seluruh tingkatan kelas. Materi bahasa Inggris juga menjadi materi yang ditekankan kepada setiap santri setelah ketiga materi tersebut di atas, disusul materi pelajaran yang disesuaikan dengan program jurusan masing-masing. Sedangkan untuk memudahkan pengaturan alokasi waktu, bagian kurikulum melakukan penjadwalan secara acak antara kurikulum Kepesantrenan dan Kementerian Agama sehingga para santri selalu mendapatkan mata pelajaran program Kepesantrenan dan juga program Kementerian Agama. Hal ini didasarkan pada sebuah konsep bahwa di dalam agama Islam tidak ada dikotomi ilmu. Sistem pendidikan yang digunakan adalah formal dan non formal. Sistem Pendidikan Formal diselenggarakan selama enam hari dalam satu pekan. Dalam hal ini santri harus mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar KBM di kelas mulai pikul s/d WIB, diselingi istirahat satu kali pada pukul s/d WIB dan waktu shalat zuhur berjama’ah pada pukul s/d WIB. Dalam satu hari para santri rata-rata mendapatkan 9 jam pelajaran dengan durasi masing-masing pelajaran 40 menit. Materi program kepesantrenan dan non kepesantrenan disusun secara acak tanpa memandang waktu kegiatan pagi atau siang. Untuk sore hari digunakan kegiatan extra kurikuler yaitu pukul ba’da ashar sampai pukul WIB. Pendidikan Non Formal adalah pendidikan yang diselenggarakan di luar jam formal atau di luar kelas yang pada umumnya berada di bawah koordinasi Unit Kepengasuhan. Pendidikan non formal, dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan antara aspek keilmuan dan aspek amaliyah praktek yang menjadi ciri khas pesantren. Melalui kegiatan ini, ilmu yang diperoleh dari kelas langsung bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Selain itu, fungsi kegiatan non formal disamping untuk mempraktekkan juga dapat menambah dan memperkuat ilmu para santri. Diantara jenis kegiatan non formal yang ada di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin adalah Organisasi Pelajar IST, Santri Pecinta Alam Sapala, Tata boga, Tata busana, Muhawarah percakapan dan penambahan kosa kata bahasa Arab/Inggris, Pentas Seni, Bela diri, Parade Baris-berbaris, Seni Kaligrafi, Klub Olahraga, Tim Nasyid, Pelatihan Kesehatan, Muhadloroh pidato 3 bahasa, Berdakwah di Masyarakat Ta’lim Quro’, Pengajian Ba’da Magrib, halaqoh Takwinul Akhlak, Qiraah dan tartil Al-Qur’an, Kajian Kitab sorogan, Tasmi’ Al Qur’an, pelatihan Jurnalistik, Aneka Kursus. lebih jelas lihat jadwal aktivitas santri Seluruh santri di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin diharuskan mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar KBM formal. Di luar KBM santri mengikuti berbagai kegiatan amaliyah praktek yang berfungsi untuk meneguhkan keilmuwan, menyalurkan, mengarahkan, dan memupuk minat serta bakat para santri. Diantara kegiatan itu adalah Organisasi Imarotu`s Syu’unit Tholabah IST. Organisasi ini semacam OSIS di sekolah umum, yaitu sebuah wadah latihan para santri untuk berorganisasi, menjadi pemimpin, manajerial serta mengembangkan kreatifitas keadministrasian. Pada permulaan berdirinya, pada tanggal 01 Muharam 1405 H./1983, organisasi ini bernama OP3IN Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Islam Al Mukmin. Pada perkembangan selanjutnya disempurnakan menjadi Imaratus Syu’unith Tholabah IST. Para pengurus dipilih di kelas V. Di dalam organisasi IST ini, operasional kerjanya sesuai dengan struktur yang telah disusun yang merupakan bagian-bagian sesuai dengan bidang penanganan masing-masing dengan dibimbing asatidzah unit Kepengasuhan. Diantara bagian-bagian itu adalah Lembaga Bahasa berlatih mengurus pengawasan dan pemajuan bahasa resmi santri bahasa Arab dan bahasa Inggris, Bagian Dakwah berlatih untuk bertanggung jawab pada pengurusan program pengajaran non formal baik dakwah di masyarakat maupun di dalam pesantren, Bagian Keamanan berlatih bertanggung jawab terhadap proses perizinan, disiplin ibadah dan hal-hal terkait keamanan santri dan lingkungan asrama, Bagian Riyadhoh dan Vaniyah/ Rivan berlatih bertanggun jawab pengurusan kreativitas seni dan olahraga santri, Bagian Ta’mir berlatih bertanggung jawab pengurusan ta’mir masjid dan hal terkait, Bagian K3 berlatih bertanggung jawab dalam urusan kebersihan lingkungan pesantren dan hal terkait, dan Organisasi Santri Pecinta Alam SAPALA KAMUFISA, organisasi ini semacam Kepanduan PRAMUKA di sekolah umum. Berdiri pada tahun 1410/ 1988. Mengingat bahwa tidak boleh ada organisasi di kalangan santri selain IST, maka organisasi ini berada di bawah bagian rivan yang merupakan bagian organisasi IST. Menangani dan menyalurkan bakat santri khususnya dalam pengembangan minat dan bakat santri sebagai insan akademik dalam menjaga kelestarian alam, selain itu juga untuk mengupayakan mewujudkan santri yang berkepribadian, respek/peduli, kuat dan sehat fisik serta memiliki keterampilan yang memadai. Santri pecinta alam beranggotakan santri yang diseleksi melalui pendaftaran dan tes dengan standar keterampilan dan ketahanan fisik. Pada momen tertentu, Sapala juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sesuai kebutuhan seperti, keterlibatan dalam acara bakti sosial masyarakat, kegiatan konggres, aksi solidaritas, mudhoharoh, tabligh akbar, dan lain-lain. Muhawaroh, yaitu praktek percakapan bahasa asing Arab dan Inggris secara massal yang diselenggarakan rutin pada waktu tertentu sesuai jadwal yang ditetapkan bagian pengembangan bahasa. Tasji’ul Lughoh adalah pemberian kosa kata ataupun mufrodat di kelas maupun di kamar secara rutin dan berkala kepada para santri, yang berfungsi untuk menambah kosa kata bahasa Arab dan bahasa Inggris serta mempraktekkan dan memgembangkan dalam bentuk jumlah mufidah kalimat sempurna. Muhadloroh, Latihan berpidato dalam tiga bahasa yaitu bahasa Arab, Inggris, Indonesia yang diadakan setiap Senin dan Kamis sore setelah shalat ashar dan Kamis malam setelah shalat isya’. Latihan pidato ini berlaku bagi seluruh santri, sebagai salah satu modal utama saat terjun di masyarakat kelak. Dengan dilaksanakan pidato di hadapan santri yang lain, apalagi menggunakan tiga bahasa, diharapkan setelah usainya belajar di pesantren, santri tidak lagi canggung berbicara di hadapan umum, yang merupakan bagian tak terpisahkan dalam aktivitas dakwah dan hubungan dengan masyarakat, terlebih jika kemudian para santri menjadi sosok pemimpin-pemimpin di kalangan kaumnya. Ta’limul Quro’ adalah kegiatan santri yang berupa praktek mengajar dan memberi penerangan agama di tengah-tengah masyarakat dari selepas magrib hingga jam baik di masjid-masjid; TPA, majelis ta’lim di rumah-rumah penduduk, dan lain-lain, khususnya lingkungan sekitar pesantren dalam lingkup kelurahan Cemani/radius + 3 km. Praktek mengajar/dakwah ini dimulai di kelas IV PPIM, maka bagi mereka secara berkala tiap angkatan/tahun ajaran, selalu diberikan pelatihan/pembekalan sebelum mereka terjun di masyarakat Pengajian/ceramah Lepas Magrib merupakan siraman rohani yang diberikan oleh para ustadz senior sesuai jadwal dan materi yang telah ditetapkan kepada para santri, waktu usai sholat magrib sampai masuk waktu Isya’ Kegiatan Halaqoh adalah kegiatan kelompok-kelompok kecil yang berjumlah kurang lebih 10 santri dengan seorang pembimbing diadakan secara rutin. Kegiatan ini berfungsi utama untuk penanaman akhlak mulia, meyadarkan serta mengingatkan diri serta muhasabah dari kealpaan sehingga para santri diharapkan dapat meningkatkan gairah dalam belajar dan beramal Islami, disertai mawas diri dari berbagai kemungkinan negatif. Adapun kegiatan halaqoh dimaksud antara lain halaqoh takwinul akhlak penanaman akhlak mulia, halaqoh tahfidz Al Qur’an, halaqoh kajian kitab riyadhus sholihin, tazkiyatunnafs, halaqoh bersama wali kamar, dll. Qiro’atul Qur’an, merupakan kegiatan rutin membaca Al-Qur’an yang diselenggarakan setelah subuh dan setelah magrib bagi yang ketepatan tidak mendapat jadwal pengajian lepas magrib dan kajian kitab Sorogan yaitu santri mengkaji Kitab dengan bimbingan ustadz yang dilaksanakan menyesuaikan waktu yang tersedia Olah Raga yang meliputi; bela diri, hiking, renang, camping, bulu tangkis, Volley, tenes meja, sepak bola, takraw, basket, futsal, baris berbaris, dll. Jurnalistik melalui pengelolaan majalah berkala santri, yaitu AL-MUKMINUN serta majalah dinding Mading. Aneka Kursus seperti Tahsinul Qiro’ah; komputer, menjahit, tata boga, tata busana, kaligrafi dan lain-lain. Subkategori Dalam rangka mewujudkan sasaran dan tujuan di atas, maka pondok pesantren Islam Al-Mukmin telah mengelola jenjang/ unit-unit pendidikan formal. Dalam perjalanannya, unit-unit pendidikan formal mengalami beberapa perubahan sebagai tuntutan untuk mempermudah mekanisme kerja. Meski demikian, perubahan dilakukan sedemikian rupa dengan tetap berjalan sesuai khittah pesantren yang telah ditetapkan. Mulai tahun ajaran 2012/2013 pengelolaan unit-unit pendidikan dilakukan penyatuan yang kemudian disebut dengan Pendidikan Pesantren Islam Al Mukmin atau disingkat PPIM dari kelas 1 kelas 6 tingkat SLTP dan SLTA dikepalai seorang kepala dan dibantu wakil SLTP dan SLTA di putra dan putri, dimana sebelumnya ada 3 unit yang masing-masing ada kepala sekolah sendiri, yaitu unit MTs, unit MA, dan unit KMI. Dengan diadakannya penyatuan unit pendidikan formal menjadi PPIM, pada hakikatnya tidak mengurangi porsi materi pengajaran yang termuat dalam program pendidikan, demikian juga tidak merubah jadwal rutinitas kepengasuhan santri. Dilakukannya semata untuk mempermudah dalam mekanisme kerja serta mengantisipasi hal-hal yang dimungkinkan akan memunculkan rivalitas yang kurang sehat. Kurikulum pendidikan yang diberlakukan merupakan gabungan kurikulum pendidikan Nasional dan pendidikan Pesantren. Masa pendidikan ditempuh selama 6 tahun kelas I sd. Kelas VI. Pada tahun ke-3, semua santri mengikuti Ujian Nasional tingkat SLTP, pada tahun ke-6 mengikuti Ujian Nasional tingkat SLTA. Tahun ke-5 diadakan pembagian jurusan sesuai bakat, minat, kemampuan, orientasi, serta kepentingan santri dalam mengarungi masa depan sebagai pionir dakwah, yaitu 1 jurusan Keagamaan, 2 jurusan IPA, 3 jurusan IPS. Semua santri yang dinyatakan lulus Ujian Akhir, akan mendapatkan ijazah formal Nasional tingkat SLTP dan SLTA sesuai dengan ketentuan yang berlaku di unit PPIM. Khusus Jurusan keagamaan, setelah usainya proses pendidikan di pesantren, berkewajiban melaksanakan tugas pengabdian Wiyata Bakti selama 1 tahun di lembaga-lembaga pendidikan dan masyarakat di berbagai daerah sesuai dengan penugasan resmi pesantren. Adapun bagi santri jurusan non keagamaan yang berminat untuk melakukan pengabdian Wiyata Bakti pesantren akan memfasilitasi. Diwajibkannya santri jurusan Agama untuk melakukan Wiyata Bakti, dimaksudkan agar mengamalkan ilmu yang di dapat dari pesantren khususnya basis pengetahuan yang berorientasi pada dakwah dan taklim. Kemudian dari pengalamannya berjuang di tengah-tengah masyarakat secara langsung tersebut, bisa menjadi tambahan penguatan keilmuan dan ketahanan untuk mengarungi kehidupan berikutnya, baik melanjutkan studi formal, ataupun kembali lagi ke kampung halamannya masing-masing. Adapun bagi jurusan IPA dan IPS diberikan kesempatan langsung melanjutkan studi ke perguruan tinggi, dimaksudkan untuk percepatan proses pendidikan yang pada umumnya lebih terikat dengan peraturan akademik. Program Pendidikan Takhasus Pra SLTA Pendidikan ini merupakan persiapan selama satu tahun. Diperuntukkan bagi calon santri dari jenjang pendidikan SLTP maupun MTs non pondok pesantren. Pendidikan diprioritaskan untuk memperdalam materi pelajaran bahasa Arab dan Inggris serta materi khusus kepesantrenan, sehingga selama satu tahun diharapkan memiliki kemampuan untuk menguasai ilmu yang setara dengan kelas III PPIM. Setelah 1 tahun pendidikan, bagi yang dinyatakan naik kelas, maka langsung ke kelas IV PPIM. Adapun bagi pendaftar lulusan SLTP atau MTs pondok pesantren yang memiliki kesamaan kurikulum, akan diberikan kesempatan mengikuti tes persamaan untuk langsung masuk kelas IV jika berhasil lulus dalam menempuh tes. Program khusus Tahfidz Al Qur’an Program ini merupakan program unggulan dibawah koordinasi PPIM, dimaksudkan untuk penguatan kemampuan tahfidzul Qur’an bagi santri lengkap dengan tartil dan tajwid, dengan target capaian hafalan yang telah ditetapkan. Adapun para pembimbing tahfidz adalah para guru yang kapabel dalam bidangnya, dibantu para guru huffadz alumnus sejumlah pesantren tahfidz. Program tahfidz ini terbagi menjadi 3 kategori yaitu Tahfidz Khos peserta adalah santri PPIM dari kelas I sd. Kelas VI yang dilakukan penyaringan dalam proses seleksi, ditempatkan dalam asrama tersendiri, dengan capaian/ target selama 6 tahun menjadi santri, telah menyelesaikan program hafalan Al Qur’an 30 juz penuh dan lulus dalam proses ujian tahfidz Tahfidz Ijbari peserta adalah seluruh santri PPIM Kelas I sd. Kelas VI, dengan target 6 juz Al Qur’an harus terselesaikan selama 6 tahun Tahfidz Idhofi Peserta adalah seluruh santri PPIM, yang memiliki kemauan kuat untuk menambah hafalan lebih dari target jumlah 6 juz yang ditetapkan selama 6 tahun, yaitu antaru 10 hingga 30 juz Al Qur’an SISTEM PENDIDIKAN Sistem pendidikan yang digunakan adalah formal dan non formal. Sistem Pendidikan Formal diselenggarakan selama enam hari dalam satu pekan. Dalam hal ini santri harus mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar KBM di kelas mulai pikul s/d WIB, diselingi istirahat satu kali pada pukul s/d WIB dan waktu shalat zuhur berjama’ah pada pukul s/d WIB. Dalam satu hari para santri rata-rata mendapatkan 9 jam pelajaran dengan durasi masing-masing pelajaran 40 menit. Materi program kepesantrenan dan non kepesantrenan disusun secara acak tanpa memandang waktu kegiatan pagi atau siang. Untuk sore hari digunakan kegiatan extra kurikuler yaitu pukul ba’da ashar sampai pukul WIB. Adapun Pendidikan Non Formal adalah pendidikan yang diselenggarakan di luar jam formal atau di luar kelas yang pada umumnya berada di bawah koordinasi Unit Kepengasuhan. Pendidikan non formal, dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan antara aspek keilmuan dan aspek amaliyah praktek yang menjadi ciri khas pesantren. Melalui kegiatan ini, ilmu yang diperoleh dari kelas langsung bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Selain itu, fungsi kegiatan non formal disamping untuk mempraktekkan juga dapat menambah dan memperkuat ilmu para santri. Diantara jenis kegiatan non formal yang ada di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin adalah Organisasi Pelajar IST, Santri Pecinta Alam Sapala, Tata boga, Tata busana, Muhawarah percakapan dan penambahan kosa kata bahasa Arab/Inggris, Pentas Seni, Bela diri, Parade Baris-berbaris, Seni Kaligrafi, Klub Olahraga, Tim Nasyid, Pelatihan Kesehatan, Muhadloroh pidato 3 bahasa, Berdakwah di Masyarakat Ta’lim Quro’, Pengajian Ba’da Magrib, halaqoh Takwinul Akhlak, Qiraah dan tartil Al-Qur’an, Kajian Kitab sorogan, Tasmi’ Al Qur’an, pelatihan Jurnalistik, Aneka Kursus. lebih jelas lihat jadwal aktivitas santri BerandaProfilKhittahVisi Dan MisiSasaran dan TujuanPendidikanPPIMMa'had AlyPengasuhanBeritaArtikelGaleriPhotoVideoPPSBInfo PendaftaranPendaftaran PPL Santri Nihai untuk Belajar Tata Kelola Manajemen Lembaga Pendidikan Ngruki Para santri kelas nihai Pendidikan Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo mengikuti program unggulan Praktik Pengalaman Lapangan PPL, mulai Senin, 22 Januari sanpai 26 Januari 2023. 26 Januari 2023 Selengkapnya... Apel Mativasi Awal Semester Genab 2022/2023 Ngruki Santri Pondok Al Mukmin Ngruki Putra Maupun Putri Mengawali Kegiatan Belajar Mengajar Semester Genab Tahun Ajaran 2022/2023 Dengan Semangat. Setelah menjalani liburan, hari Kamis 7 Januari 2023 seluruh santri mengikuti Kegiatan awal semester. 07 Januari 2023 Selengkapnya... Rihlah Keluarga Besar Pondok Al-Mukmin Ngruki Ngruki Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo selalu berusaha untuk mengeratkan hubungan kekeluargaan setiap individu yang ada di dalamnya. Salah satu cara untuk mengeratkan hubungan tersebut adalah dengan mengadakan tamasya atau rihlah yang diikuti oleh seluruh asatidah dan Amil beserta keluarganya. 03 Januari 2023 Selengkapnya... Pendaftaran Santri Baru 2023-2024 Nonton Bareng "Jenderal Kyai Sudirman"; Sebagai Inspirator Pejuang Santri Ngruki Silaturahmi dan Study Banding ke MAN IC Serpong, PPIM menuju Madrasah Unggulan Khitobah Mimbariyah berbahasa Inggris Santri Ngruki Halaman 4 dari 13 AwalSebelum12345678910BerikutAkhir Search Cari... Hot Image Slider Profil Pesantren Hakikat Harta Itu Mutlak Milik Allah Tarbiyah Menyiapkan Generasi Yang Shaleh Pondok Pesantren Islam Al Mukmin Gelombang I Dibuka Tanggal 01 November 2022 31 Desember 2022.Pendaftaran dibuka secara daring Tes dilaksanakan tanggal 07-08 Januari 2023. dilaksanakan serentak/daring, kecuali jika ada perubahan kebijakan baru Hasil tes diumumkan tanggal 14 Januari 2023 secara daring. Daftar ulang dilaksanakan tanggal 14 25 Januari 2023 Gelombang II Dibuka tanggal 01 Februari 2023 31 Maret 2023Pendaftaran dibuka secara daring Tes dilaksanakan tanggal 8-9 April 2023 11-12 Juni 2023. Hasil tes diumumkan tanggal 15 April 2023 13 Juni 2023 secara daring. Daftar ulang dilaksanakan tanggal 15-25 April 2023 13-18 Juni 2023 Persyaratan Pendaftaran PPIM lulusan SD/MITakhasus lulusan SMP/MTs Membayar biaya administrasi ,- via transfer Bank BRI Rekening 0334-0100-1763-567 Atas nama YPI ALMUKMIN Mengirim Bukti Transfer WA 0812 264 0674 Mengisi Formulir Pendaftaran secara daring setelah mengirim bukti transfer pendaftaran Mengisi form tes kesehatan daring Mengisi form psikotes santri dan wali daring Menyerahkan Surat Pernyataan 1 lembar Menyerahkan formulir pendaftaran Menyerahkan foto copy KK 3 lembar. Menyerahkan foto copy Akte Kelahiran 3 lembar. Menyerahkan foto copy Ijazah 1 lembar Menyereahkan foto copy Raport Lembar Identitas Lembar nilai semster I kelas VII SD/MI atau kelas IX SLT/MTs Menyerahkan pas foto setengah badan berwarna ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar Keterangan Semua berkas persyaratan bentuk fisik tersebut di atas, wajib diserahkan kepada panitia saat khutbah ta’aruf Semua persyaratan dimasukkan dalam stofmap kertas warna kuning untuk putra dan hijau untuk putri. Materi Tes Tes Lisan Membaca al-Qur'an Hafalan Surat-Surat pendek Juz 30 Hafalan doa-doa harian Tes Tulis Menulis Arab Matematika Tes Kesehatan Psikotes Daftar Ulang Mekanisme Daftar ulang Daftar ulang via transfer bank stor teler atau via ATM secara tunai ke no rekening Nama bank BRI,No. Rekening 033401001763567Atas Nama YPI ALMUKMIN Wajib mengirim slip setoran ke WA 08564 7574 676 atas nama Ust Solihin. Nominal daftar ulang bisa dilihat pada point Biaya Daftar Ulang tersebut di bawah Biaya Daftar Ulang Gelombang I 1. PPIM PUTRA Rp. 2. PPIM PUTRI Rp. 3. TKS PUTRA Rp. 4. TKS PUTRI Rp. Gelombang II 1. PPIM PUTRA Rp. 2. PPIM PUTRI Rp. 3. TKS PUTRA Rp. 4. TKS PUTRI Rp. Pendaftaran ditutup sewaktu-waktu saat kuota penuh, secara otomatis meniadakan gelombang II. Catatan Pendaftar yang akan mengikuti persamaan hanya dikhususkan bagi Lulusan tingakt SLTP pondok pesantren yang memiliki kesamaan kurikulum dengan pondok pesantren Islam al Mukmin, dibuktikan dengan rapor kepondokan dan surat keterangan resmi dari pondok pesantren yang bersangkutan Tidak menerima santri pindahan Khusus pendaftar calon santri asuhan, langsung menghubungi kantor YPIA Surakarta, Telp. 0271 717429, pada jam kerja. Layanan konsultasi 0813-2729-9927, ust. Muchshon Ketua panitia 10 Oktober 2022 Ngruki Dalam rangka membangkitkan semangat perjuangan santri Al Mukmin Ngruki diselenggarakan pemutaran film berjudul “Jenderal Soedirman”, Kamis 06/10/2022. Kegiatan yang diinisiasi oleh Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf Anan Nurakhman, ini diikuti oleh pendiri Ponpes UstadZ Abu Bakar Baasir, Direktur Ponpes Ustad Yahya Abdurrohman, para Ustad dan ratusan santri Ponpes Al Mukmin Ngruki Sukoharjo. 05 Oktober 2022 Selengkapnya... Serpong – Mudir Pondok Pesantren Islam Al Mukmin, Ust. Yahya Abdurahman, didampingi Pudir 1dan Pudir 2, Ust Munirul Haq, dan Ust. Abdul Rahman, dan rombongan mengadakan silaturahmi ke MAN Insan Cedikia IC Serpong, Selasa 4/10/22. Dalam kunjungan ini untuk melihat langsung proses pembelajaran dan bagaimana sistem yang digunakan. Kepala MAN Insan Cendekia Serpong , Dr. Abdul Basit berbagi informasi tentang MAN IC Serpong sebagai salah satu sekolah/madrasah unggulan terbaik UTBK se indonesia. Beliau menyampaikan program-program unggulan di MAN IC Serpong antara lain Program Martikulasi siswa baru, Responsi, Klinik Pembelajaran, Tutorial, dan Program Khusus Persiapan Olimpiade. 05 Oktober 2022 Selengkapnya... Khitobah Mimbariyah berbahasa Inggris Santri Ngruki Peringatan Setengah Abad Ponpes Al Mukmin Ngruki, Menko PMK Tanam Pohon Menko PMK, Muhadjir Effendy; 50 tahun Ponpes Al Mukmin Ngruki tunjukkan dedikasi kuat membangun Indonesia Reuni dan Muktamar Alumni Ponpes Al-Mukmin Ngruki dihadiri Ribuan Alumni Hakikat Harta Itu Mutlak Milik Allah Tarbiyah Menyiapkan Generasi Yang Shaleh